Total Tayang Halaman

Selasa, 06 Juli 2010

100+ Sumber Menghasilkan Uang Dari Internet



100 lebih sumber penghasilan dari Internet. pada postingan kali ini saya akan memberikan  100 lebih daftar website dimana setiap website ini adalah sumber untuk mendapatkan uang melalui internet atau secara online. khususnya bagi para blogger saya rasa daftar website ini akan sangat bermanfaat sekali untuk memulai mencari uang lebih melalui blognya. untuk yang belum punya blog buruan bikin blog dan mulailah mencari uang secara online hari ini juga..hehehe.... berikut ini adalah daftar 100 lebih sumber penghasilan lewat internet.

Affiliate Programs/Networks

• Pepperjam Network
• LinkShare
• ClickBank
• MoreNiche
• LeadPile
• Google Affiliate Network
• Widgetbucks
• Neverblue
• Commission Junction
• Forex-Affiliate
• Affiliate.Com
• Amazon Associates
• Affiliate Fuel
• LinkConnector
• ShareASale
• Chitika
• AdPlosion
• Buy.At
• ShopZilla
• T3leads
• ClixGalore
• CafePress
• Regnow
• AzoogleAds
• oneNetworkDirect


Sponsored Review Programs

• Pay Per Post
• Paying Post
• Buy Blog Reviews
• Sponsored Reviews
• Reviewme
• Blogvertise
• Blogitive
• Smorty
• LoudLaunch
• BlogToProfit
• BloggerWave


Text Link Ads

• LinkWorth
• InLinks(Text-Link-Ads)
• Backlinks
• Teliad
• Link Direct
• TNX
• Text Link Brokers
• LinkXL


Advertising Programs

• Google Adsense
• Chitika
• AdBrite
• Bidvertiser
• Pheedo
• AzoogleAds
• MediaFed
• Qumana
• BlogAds
• CrispAds
• PeakClick
• TargetPoint
• IndustryBrains
• BloggingAds
• OneMonkey
• Yahoo Publisher Network
• Q Ads
• Oxado
• MIVA
• BulletAds
• Clicksor
• AdKnowledge
• DoubleClick
• Tribal Fusion
• Yes Advertising
• RevenuePilot
• SearchFeed
• ValueClick media
• AdsMarket
• ROIRocket
• ThankYouPages


In-Text Advertising Programs

• Kontera
• AdBrite
• Infolinks
• Vibrant Media


RSS Feed Ads

• Google Adsense
• Bidvertiser
• Pheedo


Pop-ups and Pop-unders

• PopupAd
• PayPopup
• Adversal
• Tribal Fusion


Selling Direct Ads

• Performancing Ads
• OIO Publisher
• BuySellAds

Ok, cukup sekian dulu postingan saya kali ini. untuk lebih jelasnya silahkan anda kunjungi setiap website yang terdapat pada daftar di atas. semoga bermanfaat dan salam blogger mania.

Cara merubah domain blogspot menjadi CO.CC

Bila anda mempunyai account Blogspot dari Blogger.com yaitu penyedia blog milik Google tentunya anda secara default akan mempunyai nama sub domain dari blogspot misalnya http://namaanda.blogspot.com sebenarnya nama sub domanin tersebut  bisa dirubah, misalnya  menjadi  “http://www.namaanda.co.cc” . Selain bisa digunakan untuk pembuatan blog sendiri, Domain Gratis co.cc ini bisa anda manfaatkan juga untuk merubah atau mengganti nama url Blogspot anda menggunakan Domain co.cc

Bila anda menginginkan mengganti nama sub domain blog anda menjadi co.cc caranya adalan sebagai berikut ini :

1.Sebelum anda melanjutkan ke tahap pendaftaran account untuk mendapatkan domain co.cc, anda harus menentukan dulu nama url yang anda inginkan.caranya yaitu clik disini, nanti akan ada tampilan seperti pada gambar dibawah ini :


2.Pada gambar tersebut anda harus memasukan nama url yang anda inginkan, misalkan anda menginginkan nama url tersebut www.namaanda.co.cc maka anda ketik pada kotak isian dengan namaanda kemudian klik chek availability

3.Setelah anda mengklik chek availability, nanti anda akan melihat apakah nama yang anda masukan tersebut tersedia ataukah tidak. bila tidak tersedia anda harus memasukan nama yang lainnya.bila nama anda yang anda pilih ternyata tersedia maka anda tinggal mengklik continue registration.

4.Setelah anda selesai melakukan registrasi tahap selanjutnya adalah menyetting domain anda, caranya adalah masuk ke menu Domain Setting >> Manage Domain >> Setup.

5.Pada menu setup, anda abaikan dulu menu manage DNS, anda langsung klik menu ke 2. yaitu menu Zona Record. pada menu ini anda harus mengisi beberapa data dengan rincian sebagai berikut :

Host : Isi dengan nama url yang anda pilih sebelumnya, misalkan www.namaanda.co.cc
TTL : 1D ( tidak perlu dirubah )
Type : pilih CNAME
Value : isi dengan ghs.google.com

kurang lebih hasilnya seperti pada gambar dibawah ini :



Bila anda telah selesai anda tinggal klik setup.

6. Setelah anda selesai menentukan nama domain dan settingnya,kemudian anda lanjutkan ke setting blogspot pada account blogger.com anda.caranya yaitu sebagai berikut :

  • Masuk / login ke “blogger.com” dengan account anda tentunya.
  • Setelah login kemudian anda masuk ke menu setting / pengaturan.
  • Lalu klik menu Publishing / publikasikan
  • Pada menu publishing anda klik “Switch to: • Custom Domain”
  • Klik already “Already own a domain? Switch to advanced settings”
  • Isikan pada kolom “Your Domain” dengan “domain co.cc”" yang anda daftarkan sebelumnya misal “www.namaanda.co.cc”
  • Pada pilihan Use a missing files host? pilih no
  • Masukan Code Verivication dan klik save setting
Setelah selesai anda tinggal menunggu proses sincronisasinya dari co.cc ke Blogspot maksimal 24 jam setelah itu anda sudah bisa mengakses url “blogspot.com” anda dengan nama domain co.cc anda tersebut, yang tadinya http://namaanda.blogspot.com/ menjadi http://namaanda.co.cc/.

Silahkan mencoba dan semoga bermanfaat. salam blogger mania..

Auditing Server Isi Pulsa Elektronik

Usaha Server kita untung apa rugi.. Ayo baca dulu artikel dibawah ini ,

Cara Pertama
Menghitung Pemasukan Global dikurangi Pengeluaran Harian

Metode ini adalah didasarkan pada teori akuntansi secara umum. Dimana kita menghitung arus kas harian berdasarkan transaksi keuangan yang ada. Misalnya berapa jumlah uang masuk hari ini, dan berapa uang keluar hari ini, atau aktiva dikurangi passiva. Hasilnya adalah berupa rugi laba harian, sehingga diketahui apakah arus kas kita bagus (positif), atau buruk (negatif).


Dalam kasus server pulsa, pengeluaran-pengeluaran tersebut antara lain :

* Pembelian stok
* Pengisian pulsa untuk sender
* Pemberian bonus transaksi


Sedangkan pemasukan antara lain

* Bonus stok dari supplier
* Pemasukan deposit


Metode seperti ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain :

* Akan menghasilkan fluktuasi hasil yang bisa jadi sangat mengejutkan. Karena setiap hari bisa rugi jutaan, atau untung jutaan. Karena disaat hari-hari pembelian stok hasilnya bisa dipastikan akan minus, besoknya bisa jadi akan surplus, begitu seterusnya.
* Secara umum, memang akan memberikan laporan arus kas keuangan secara riil, akan tetapi, jika ditemukan kejanggalan (misalnya dirata-rata kok negatif terus), maka sulit menemukan bagian server mana yang memerlukan perbaikan atau lost.
* Tidak bisa mendeteksi jika ada kehilangan di sistem atau stok. Bisa dipastikan jika terjadi pencurian stok oleh pihak internal (operator), maka hanya bisa dicatatkan saja, akan tetapi tidak bisa menunjukkan buktinya.
* Tidak bisa mengetahui, apakah keuangannya sehat atau tidak. Karena walaupun hasilnya surplus, akan tetapi tidak tahu apakah surplus tersebut sebanding dengan beban hutang agen yang harus ditanggung.


Cara Kedua
Mengontrol Pemasukan Pengeluaran per Sub Sistem

Cara kedua ini, memang lebih spesifik dan sedikit rumit. Akan tetapi sangat memungkinkan selain bisa memberikan laporan rugi laba, juga bisa untuk kontrol arus kas di keuangan maupun di server.

Ada dua level fungsi yang harus dilakukan yaitu level manajemen, dan level operasional. Level manajemen (owner) cukup mengetahui arus kas keuangan, sedangkan level operasional harus mengetahui arus kas keuangan dalam server.

Level manajemen

Level manajemen (owner), sebenarnya harnya berkepentingan untuk mengetahui arus kas keuangannya sehat (untung) atau tidak (rugi). Cara sederhana yang bisa dilakukan adalah menghitung aktiva dikurangi passiva secara harian. Aktiva dalam sistem adalah aktiva lancar saja yang meliputi kekayaan stok, piutang agen dan kas bank. Sedangkan passiva adalah total deposit agen di server.

Rumus sederhananya adalah :

* Kas Bank A Rp 120.000.000
* Kas Bank B Rp 40.000.000
* Puitang Member / Reseller Rp 0
* Total Aktiva Lancar Rp 160.000.000 (+)
* Hutang Agen (Total Deposit) > Lihat di sistem Rp 130.000.000 (-)

Total Laba Rugi : Rp 30.000.000

Disini, selisih Rp 30.000.000 adalah jelas-jelas surplus. Jika hal ini dilakukan tiap hari, maka akan kelihatan pergerakan keuangan akan positif atau negatif. Dengan metode seperti ini, manajemen tidak harus tahu apakah di operasional terjadi kehilangan atau proses-proses yang rumit. Parameternya sangat simple, jika surplus tersebut bergerak seiring dengan penambahan transaksi, maka perusahaan sehat. Sebaliknya, jika laba rugi disini menurun, maka bisa dikatakan perusahaan sedang tidak sehat (mengalami penurunan).

Level Operasional

Untuk level operasional, disini tanggung jawab utama adalah balancing stok atau transaksi. Jika level manajemen cukup mengetahui arus kas keuangan global, maka disini untuk menjaga arus keuangan global tersebut sehat, harus didukung dengan arus transaksi yang sehat pula.

Arus transaksi dibagi menjadi dua bagian : transaksi saldo agen dan transaksi saldo supplier. Keduanya harus sama-sama balance.

Transaksi Saldo Agen
Transaksi saldo agen, adalah jumlah saldo yang masuk, dikurangi dengan transaksi harus sesuai dengan saldo akhir. Secara global rumusnya adalah :

Total saldo agen hari sebelumnya Rp 130.000.000 (+)
Transaksi pulsa hari ini : Rp 25.000.000 (-)
Beban SMS : Rp 8.000 (-)
Refund hari ini : Rp 150.000 (+)
Deposit hari ini : Rp 35.000.000 (+)
Bonus transaksi : Rp 0 (+)
Saldo akhir (semestinya) sekarang : Rp 140.142.000

Contoh :

Jika saldo deposit dalam server (1) Rp 139.000.000, maka terjadi kehilangan Rp 1.142.000. Jika saldo deposit (2), misalnya Rp 142.000.000, maka kelebihan Rp 858.000. Kekurangan atau pun kelebihan disini harus dikrosscek dalam server.

Bagaimana hal ini bisa terjadi dan bagaimana mengatasinya?

Hal ini bisa terjadi jika kalkulasi transaksi agen mengalami gangguan atau diganggu. Misalnya :

* Adanya agen yang transaksi tidak terpotong
* Penambahan saldo diluar validasi (penambahan tidak terpantau)
* Adanya transaksi yang motong 2x satu transaksi


Untuk mengatasinya, kita harus mengecek kalkulasi per agen. Jika rumus diatas kita kumpulkan dari seluruh agen, maka kita breakdown per agen/reseller. Jadi, per agen kita hitung saldo awalnya, transaksi yang dipakai, biaya sms, refund, deposit masuk dan saldo akhir sekarang. Baru kita evaluasi per agen tersebut, apakah ada saldo atau transaksi yang tidak sewajarnya.